Cha Disini

Cari aku, jika tulisan-tulisanku membuatmu merasa lebih baik.

  • Home
    • Version 1
  • Download
  • Social
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Contact Us

Part of My Feeling

Experience

Poetry



taburiku dengan cinta..


Bait lagu "Kasih Putih" oleh Glenn Fredly mengalun pelan di telinga, lagu yang menurutku memiliki makna yang indah.

Mengakhiri tahun 2025 sambil mendengarkan lagu ini menjadi satu hal yang membuat hatiku menghangat.

Tahun 2025, mungkin bagiku bukan tahun yang penuh dengan cinta. Akan tetapi, tahun ini aku selalu merasa cukup atas segala hal yang aku dapatkan.


Perjalanan 365 hari yang tidak mudah.

Merasa hebat bisa menyelesaikan hampir 365 halaman di tahun ini.

Setiap bulan pasti tidak pernah absen untuk menangis, bersedih, juga merasa 'senang'.

Banyak mengenal karakter orang lain.

Banyak merasakan pahitnya omongan orang lain.

Banyak juga menerima kebaikan-kebaikan dari orang yang bahkan aku baru mengenalnya.


Perjalanan 365 hari seperti menaiki roller-coaster. 

Ada teriakan, euforia, tekanan dan ketakutan.

Tapi pada akhirnya, akan selesai dengan perasaan lega.


Perjalanan 365 hari yang membuatku sadar bahwa memiliki tempat untuk bercerita itu adalah hal yang sangat berharga dan menurutku.. tidak semua bisa bercerita, tetapi jadilah salah satu yang mendengarkan ceritanya.


Buku yang sudah kita tulis di 2025 ini akan mencapai ujungnya, semoga apa yang sudah kita tulis dalam setiap lembarnya akan memiliki feedback yang indah.

Setiap lembarnya sangat berharga karena semua rasa, tenaga, bahkan airmata sudah luruh bercampur menjadi satu.


Perjalanan 365 hari yang sedikit lagi sampai titik akhirnya. aku tidak tahu akhir seperti apa yang sedang menunggu di depan sana, tapi aku akan selalu mensyukurinya.

Sebelum nanti sampai di lembar terakhir, minta maaf kepada diri sendiri karena mungkin masih belum bisa memberinya cinta secara penuh lalu katakan terima kasih karena selalu bisa menerima secara utuh.


December, 2025


Cha

 


katanya hidup yang menyenangkan adalah hidup tanpa mendengarkan omongan orang.

katanya hidup yang membahagiakan adalah hidup yang dipenuhi dengan pujian.


tapi, bagaimana jika hidup yang ingin dinikmati ini seringkali dipenuhi dengan omongan yang tidak mengenakkan dari orang lain? 

tentang dirimu yang tak selalu memenuhi ekspetasi mereka.

tentang dirimu yang katanya tak bisa menjalankan tanggung jawab dengan benar.

tentang dirimu yang selalu membuat kesalahan kecil tanpa kesengajaan.


tapi bagaimana jika hidup yang dinikmati hanya sekali ini dipenuhi dengan cacian?

tentang dirimu yang tidak bisa menyelesaikan tugas dengan sempurna.

tentang dirimu yang tidak bisa menjadi contoh.

tentang dirimu yang selalu membuat orang lain kesal padahal itu bukan kehendakmu.


katanya hidup harus dijalani dengan penuh keikhlasan, lalu bagaimana diri ini bisa ikhlas jika begitu banyak kerikil tajam yang menyakiti diri juga hati?


aku juga mau hidup sesukaku, hidup dengan tenang dan hidup tanpa harus mendengarkan omongan orang (yang kadang tidak ada artinya itu).

aku mau. tapi aku sadar kalau hidup yang sedang aku jalani ini terkadang tidak bisa ku kendalikan dengan baik. bahkan untuk melindungi hati dan perasaanku dari omongan orang yang sangat menyakiti itu, aku masih lalai.


bagaimana aku bisa menikmatinya?


August 26th,

Cha

 

— perayaan untuk diri sendiri dari seseorang.


ketika bangun di pagi hari, tanggal 4 bulan agustus kemarin rasanya tidak ada yang berbeda dari hari-hari sebelumnya. bangun tidur lalu duduk sebentar dan kemudian bersiap untuk melakukan hal yang sama seperti biasanya.


beberapa hari setelah tanggal 4 agustus, aku merasa lelah dengan hidupku. aku hanya ingin tidur dan enggan untuk pergi bekerja. ada banyak hal yang aku rasakan dan semuanya berkumpul menjadi satu sampai di satu titik aku hanya bisa menangis dan mengatakan lelah berkali-kali.


sampai beberapa hari setelahnya, aku akhirnya sedikit tenang meskipun pikiran dan perasaanku masih kusut. entah bagaimana aku akan menjalani hariku setelah ini, pikirku.


ternyata hidup ini banyak jebakannya, ya. kadang bisa jatuh, kadang bisa beruntung. ya begitu.


usia bertambah, tapi diri ini masih seperti ini. tidak ada antusias akan hari yang kata orang "it's your day". karena everyday it's my day, pikirku. ya, tergantung bagaimana diri ini menerima segala hal yang terjadi setiap harinya.


usia bertambah, tidak ada keinginan yang berlebihan. hanya ingin sehat, tenang, bahagia, penuh rasa syukur, berhenti menjadi people pleasure (ya ini kadang sulit) dan menjadi manusia yang tidak mudah dimanfaatkan dan diremehkan oleh orang lain. 


usia bertambah, tidak berharap apapun kecuali selalu didekatkan dan dikelilingi oleh orang-orang baik yang rasa empatinya tinggi terhadap sesama. karena, bertemu dengan orang yang membuat hidupku berantakan itu sudah pernah dan membuatku lumayan trauma.


aku tidak berpikir bahwa aku harus memiliki segalanya untuk bisa hidup tenang. menurutku merasa cukup itu lebih baik, karena kalau sudah cukup ya sudah semuanya pasti akan Tuhan cukupkan sampai kapan pun. cukup bahagianya, cukup pertemanannya, dan cukup-cukup lainnya.

seperti saat ini rasanya jauh lebih baik.


aku hanya ingin berterimakasih, kepada diriku, kepada orang yang membersamaiku dengan sejuta perhatian, kebaikan juga sayangnya pada diri yang kadang tidak peduli dengan dirinya sendiri ini.

terimakasih atas perhatian, atas doa-doa indahnya dan atas kebaikan yang membuatku menangis karena aku merasa belum pantas menerimanya.


August 19th,

Cha

 


antara usaha dan doa, mana yang lebih powerful?

menurutku keduanya sama-sama punya 'power'.


usaha — memberikan banyak pembelajaran, kesempatan untuk mengembangkan diri dan pengalaman yang begitu berharga, sedangkan

doa — sebagai pondasi agar segala hal yang sedang diusahakan bisa dikendalikan dengan baik.


tidak ada kata gagal, yang ada hanyalah "belum rezekinya". mungkin, bagi sebagian orang gagal adalah hal yang paling memalukan dan tidak bisa dipungkiri bagaimana marah, kesal dan kecewa bisa menjadi bom yang akan meledak secara tiba-tiba.

tapi bagiku, gagal bukanlah hal yang membuatku merasa malu. 


"mungkin, belum rezekinya", aku selalu menyematkan itu di setiap kegagalan yang aku alami. bukan berarti aku suka dengan kegagalan, bukan. tapi, kalau memang belum waktunya dan belum rezekinya bagaimana bisa aku marah dengan rencana yang Tuhan telah atur sebaik-baiknya?


kemarin, aku melewati fase gagal itu untuk kesekian kalinya. tapi, aku tidak merasa kecewa dan marah karena mengalaminya lagi. aku justru lebih menerima dan biasa saja. mungkin karena sebelum menyelesaikan usaha-usaha itu, aku sudah menyerahkan dan mengikhlaskan hasilnya kepada sang Perencana.


aku tidak pernah berdoa untuk selalu diberikan keberhasilan, tetapi aku selalu berdoa diberikan hasil yang terbaik atas usaha yang aku lakukan dan doa yang aku panjatkan setiap harinya.


setelah melewati seluruh proses dan sampai di tahap akhir, ternyata ada gagal yang terselip disana.. aku merasa baik-baik saja justru lebih lega.


"ternyata ini yang terbaik yang Tuhan berikan..", pikirku.


mungkin bukan sekarang, tapi nanti.

mungkin juga bukan apa yang kita ingin, tetapi akan ada yg lebih baik yang sudah Tuhan siapkan.

tidak berhasil bukan berarti sia-sia, semua sudah diatur dengan sebaik-baiknya.


June, 21st

Cha

 


dalam hal pertemanan, keluarga maupun romansa dalam hubungan, kualitas jauh lebih diutamakan dibanding kuantitas. 

sekalipun kita memiliki teman atau anggota keluarga yang jumlahnya banyak, kualitas hubungan didalamnya yang bisa menentukan betapa penting dan berharganya kamu di dalam lingkup itu.


tentang kualitas, bisa dimulai dari mengusahakan. 


kadang aku berpikir seraya berdoa semoga kelak aku bertemu seseorang yang selalu mengusahakan dirinya beserta waktunya untuk seorang sepertiku.

karena bagiku, yg akan selalu mengusahakan itu jauh lebih bisa memahamiku dibanding yang selalu menyatakan bahwa dirinya akan selalu ada untukku.


sedikit saja..

setiap waktu itu berharga, selagi aku sempat dan waktuku cukup untuk bertemu aku akan selalu mengusahakan pertemuan itu. 


ini bukan tentang seberapa banyak waktu atau seberapa banyak orang yang kita temui, tetapi ini tentang mengusahakan dan kualitas pertemuannya.

aku merasa sangat dihargai ketika kamu mengusahakan, entah itu waktumu atau segala hal kecil yang kamu lakukan untukku.

aku merasa sangat disayangi ketika kamu mengusahakan, entah itu duduk di teras rumahku atau mencicipi kue buatanku.


cobalah sesekali saling mengusahakan, mulai dari hal kecil yang sering diremehkan yaitu waktu.


April, 6th

Cha




dalam hidup, menemukan kecocokan pada suatu hal atau seseorang sama halnya dengan menemukan posisi parkir untuk kendaraan yang kita kendarai. 

terlalu sempit, harus mencari posisi parkir yang lain.

tidak lurus dan presisi, tidak akan terlihat rapi dan bagus.

semuanya harus dalam porsi yang "pas", tidak sempit berdempet dengan motor yang lain dan harus presisi.


begitu juga kita dengan manusia lainnya, kita tidak akan pernah bisa menemukan kecocokan satu sama lain kalau; komunikasinya tidak dua arah dan tidak satu frekuensi.

lalu, bagaimana jika kita sudah menemukan yang menurut kita cocok dengan diri kita tetapi sering terjadi permasalahan kecil berupa perbedaan pendapat?


kuncinya hanya satu: komunikasi. semuanya bisa menjadi seprinsip dan sepemikiran kalau dikomunikasikan dengan baik.


March, 30

Cha

Berhasil melewati satu fase kehidupan merupakan pencapaian terbesar untuk diri sendiri.

Entah sudah berapa jalanan terjal yang berhasil dilewati.

Entah sudah berapa kali mengorbankan perasaan sendiri.

Entah sudah berapa lemparan kerikil yang diterima sebagai luka dalam diri.

dan entah sudah berapa banyak sayatan pisau yang menggores harga diri.


Fase kehidupan itu ibarat mendaki gunung tertinggi. Tidak mudah dan penuh dengan halang rintangan.

Untuk mencapai puncak tertinggi, bekal fisik tidak cukup menjadi pondasi. Ada mental yang juga turut serta membersamai.


Kalau dijatuhkan oleh ekspetasi sendiri saja sudah membuat mentalmu koyak, bagaimana bisa kamu meneruskan perjalanan menuju puncak tertinggi yang akan kamu abadikan sebagai kepuasan dan kebahagiaan?

Kadang, jatuh itu perlu.

Kadang, luka bisa menjadi kuatmu.

Kadang juga ekspetasi yang tidak sesuai dengan harapanmu itu bisa menjadi pembelajaran berharga dalam hidupmu.


Hidup terus berjalan, waktu terus bergulir.

Bukan tidak mungkin, kamu yang hari ini jatuh akan terus jatuh di tempat dan posisi yang sama.

Bukan tidak mungkin juga kamu yang hari ini terluka akan terus terluka di bagian yang sama.

Jatuh yang hari ini kamu alami akan membuatmu paham kalau segala hal yang kamu jalani juga ada pasang surutnya, ada titik rendahnya. Tidak semuanya selalu berjalan semestinya.

Luka yang kamu dapat di hari ini mungkin akan ada bekasnya dalam bentuk trauma. Tapi, tidak semua luka tidak ada penawarnya, bukan? Tidak semua luka akan terus menempel seperti parasit, bukan?


Saat ini, semuanya tergantung pada dirimu sendiri.

Apakah terus-menerus ingin jatuh di tempat dan posisi yang sama atau bersiap untuk bangkit dan memulai pada lembaran baru?

Apakah terus-menerus ingin membiarkan luka itu menganga, bernanah, menjadi busuk dengan tidak merawatnya atau mencarikan penawar dan menutup luka itu dengan plester hingga sembuh?


Semuanya tergantung pada dirimu sendiri.


Jan '25. 19.27 pm


Cha


Older Posts Home

Tentang Aku

Mau mengenal aku lebih dalam? Buka sosial mediaku, tapi jangan kecewa karna yang aku tampilkan terlihat sempurna tidak ada cela. Barangkali mau sharing atau discuss, boleh dm salah satu sosial mediaku.

Contact Form

Name

Email *

Message *

Hai, kamu pembaca yang ke

Semua Tulisanku

  • ▼  2025 (7)
    • ▼  December (1)
      • 365 hari di 2025
    • ►  August (2)
    • ►  June (1)
    • ►  April (1)
    • ►  March (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2022 (1)
    • ►  June (1)
  • ►  2021 (3)
    • ►  May (1)
    • ►  April (1)
    • ►  February (1)
  • ►  2020 (7)
    • ►  July (1)
    • ►  May (2)
    • ►  March (3)
    • ►  January (1)
  • ►  2019 (6)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  July (1)
    • ►  May (1)
    • ►  April (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2018 (14)
    • ►  October (1)
    • ►  August (2)
    • ►  July (1)
    • ►  May (1)
    • ►  April (2)
    • ►  March (2)
    • ►  February (4)
    • ►  January (1)
  • ►  2017 (10)
    • ►  December (2)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  June (1)
    • ►  February (2)
    • ►  January (3)
  • ►  2016 (3)
    • ►  June (1)
    • ►  April (1)
    • ►  February (1)

Labels

  • Article
  • Experience
  • Motivation
  • Part of My Feeling
  • Poetry
  • Random
  • RizkaTalk
  • SelfHealingSeries

Paling Sering Diceritakan

  • Care? Are you sure? Care? Are you sure?
  • 2019 dengan Segala Keriuhannya 2019 dengan Segala Keriuhannya

Oddthemes

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates