Cha Disini

Cari aku, jika tulisan-tulisanku membuatmu merasa lebih baik.

  • Home
    • Version 1
  • Download
  • Social
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Contact Us


"Love is like a wind. You can't see it, but you can feel it.."

Mungkin perumpaan itu sudah sangat sering kita dengar. Perumpamaan tentang hal yang membuat orang kadang menjadi seperti orang bodoh, hal yang disebut cinta.

Menurut kalian, cinta itu apa sih? sejenis makanan ataukah sejenis minuman? Atau bisa jadi sejenis permainan?  Ah, ketiganya itu tidak mungkin kan? Apa iya cinta yang kamu damba-damba itu sejenis makanan dan minuman yang setiap hari menjadi asupan energi dalam tubuhmu? Apa iya cinta yang kamu agung-agungkan itu sejenis permainan yang membuat perasaanmu gembira tiap kali kamu memainkannya? Apa iya? Lalu, apa sebenarnya cinta?

Kemarin, ada seorang perempuan yang bertanya apa itu cinta padaku. Dengan penuh kebingungan, aku mencoba menguraikan jawabanku untuknya, seorang perempuan penanya.

Apa itu cinta?
Cinta ya, menurutku cinta itu sesuatu yang tidak bisa dilihat, tapi dirasakan, cinta itu dimiliki setiap insan. Cinta itu suatu hal yang rumit, menurutku. Kenapa? Karena dia tidak bisa ditemukan secara langsung, butuh waktu untuk ditemukan, entah itu disebabkan oleh seseorang ataupun hal lainnya. Cinta itu tidak bisa ditemukan tanpa dicari, tidak bisa ditemukan tanpa didahului suatu hal yang membuatnya ditemukan, seperti ketika kamu menyukai seseorang. Benar kan?
Cinta itu perasaan yang tidak bisa ditemukan tanpa didahului oleh sebab. Permisalannya, ketika kamu menyukai seseorang, awalnya kamu biasa saja, menyukainya secara sederhana, berbalas pesan yang dimulai dari kadang hingga menjadi sering, dari sana timbul perasaan nyaman, dari perasaan nyaman ini mulai tertanam rasa sayang yang berakhir pada kamu mencintainya teramat dalam.
Sudah kujawab kan, cinta itu perasaan yang tidak dapat ditemukan jika tidak ada hal yang menyebabkannya timbul ke permukaan.

Lalu, si perempuan ini bertanya lagi padaku tentang rasa. Dia bertanya rasa itu apa? Aku terdiam sejenak memikirkan jawabannya, kucoba untuk menguraikannya.

Apa itu rasa? 
Rasa. Itu hal yang paling lumrah yang ada pada diri seseorang. Aku tidak bisa mendefinisikan rasa itu seperti apa, karena rasa yang ku tahu itu tidak ada wujudnya, hanya sebatas sesuatu yang kiranya kamu dapatkan dari melakukan suatu hal. Sama seperti cinta. Hanya bedanya, kalau cinta tidak bisa langsung dirasakan kalau tidak dicari. Tetapi kalau rasa, dia muncul kali pertama saat kita menyukai sesuatu, semisal kamu melihat barang yang lucu, kemudian kamu suka, itu rasa namanya. Dia-rasa-hanya sebatas ketika kamu melihat sesuatu yang membuatmu merasa senang, itu yang dinamakan rasa menurutku.

Tak sampai disitu si perempuan ini bertanya. Dia bertanya lagi, kali ini pertanyaan sederhana namun, rumit untuk di jawab. Dia bertanya, rasa cinta itu apa?

Rasa cinta itu apa? 
Rasa itu yang seperti manis, asam, asin, pahit kan? Nah, aku bingung. Benarkah rasa cinta itu pahit? Kedengarannya begitu aneh dan tak masuk akal.
Apa ya, it's complicated. Kalau rasa cinta itu bahagia? Itu bukan disebut rasa ya, itu perasaan yang dialami. Tapi, untuk kesekian kalinya, aku berpikir kalau rasa cinta itu ya bahagia bisa juga sakit. Karena secara tidak sadar, cinta datang dengan rasa bahagia dan rasa sakit secara bersamaan tanpa kita ketahui.  Jadi kalo menurutmu, rasa cinta itu apa? Silakan isi di kolom komentar ya 😂

24042018,

Cha

Pernah tidak merasa seperti sangat memiliki seseorang padahal sebenarnya tidak dimiliki?

Pernah tidak merasa merindukan seseorang tapi kenyatannya seseorang itu tidak memiliki hubungan apa-apa denganmu?

Pernah tidak merasa ingin melarang seseorang yang begitu kamu sukai untuk dekat dengan orang lain dengan kenyataan kamu dan dia hanya sebatas teman?

Jika pernah, berarti kamu sudah jatuh teramat dalam padanya, pada seseorang yang menganggapmu hanya sebatas teman, bahkan menganggapmu bukan siapa-siapa di hidupnya.

Kamu merasa memiliki, tapi kamu tersadar bahwa kamu bukan orang yang selama ini dia kagumi.

Kamu merinduinya, tapi sejenak kamu akan berpikir yang kamu rindukan tidak merindukan kamu dengan kenyataan dia merindukan orang lain, dan pada akhirnya kamu akan sadar bahwa kamu merindukan orang yang merindukan orang lain dan semuanya sia-sia.

Begitupun dengan kamu yang merasa sangat ingin melarang 'dia' untuk dekat dengan orang selain kamu, tapi, hei dear, sadarlah, kamu bukan siapa-siapanya yang bisa melarang dia untuk dekat dengan orang selain kamu.

Ketika kamu memiliki perasaan yang teramat dalam pada seseorang, berusahalah untuk tetap menjadi dirimu. Menjadi seperti yang seharusnya, seperti apa adanya kamu. Bukan berubah menjadi seperti yang kamu atau dia mau.

Dear, sudah seharusnya, ketika kamu jatuh dalam pesona seseorang, kamu tak lantas bersikap tak sesuai aturan. Mengiyakan segala bisikan setan yang menggema di telingamu hingga akhirnya kamu berbuat tak karuan.

Sudah saatnya berubah, dear. Jatuhlah dengan cara yang elegan, sesuai dengan perempuan terpilih kebanyakan.

Hei, dear, jatuh teramat dalam pada seseorang itu tak salah. Yang salah itu cara kamu dalam menempatkan dirimu yang tak tahu kemana seharusnya melangkah. Cukuplah kali ini saja kamu salah, untuk selanjutnya kamu harus lebih terarah.

15042018,

Cha
Newer Posts Older Posts Home

Tentang Aku

Mau mengenal aku lebih dalam? Buka sosial mediaku, tapi jangan kecewa karna yang aku tampilkan terlihat sempurna tidak ada cela. Barangkali mau sharing atau discuss, boleh dm salah satu sosial mediaku.

Contact Form

Name

Email *

Message *

Hai, kamu pembaca yang ke

Semua Tulisanku

  • ►  2025 (7)
    • ►  December (1)
    • ►  August (2)
    • ►  June (1)
    • ►  April (1)
    • ►  March (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2022 (1)
    • ►  June (1)
  • ►  2021 (3)
    • ►  May (1)
    • ►  April (1)
    • ►  February (1)
  • ►  2020 (7)
    • ►  July (1)
    • ►  May (2)
    • ►  March (3)
    • ►  January (1)
  • ►  2019 (6)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  July (1)
    • ►  May (1)
    • ►  April (1)
    • ►  January (1)
  • ▼  2018 (14)
    • ►  October (1)
    • ►  August (2)
    • ►  July (1)
    • ►  May (1)
    • ▼  April (2)
      • Love? What is That?
      • Sudah Saatnya Berubah, Dear..
    • ►  March (2)
    • ►  February (4)
    • ►  January (1)
  • ►  2017 (10)
    • ►  December (2)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  June (1)
    • ►  February (2)
    • ►  January (3)
  • ►  2016 (3)
    • ►  June (1)
    • ►  April (1)
    • ►  February (1)

Labels

  • Article
  • Experience
  • Motivation
  • Part of My Feeling
  • Poetry
  • Random
  • RizkaTalk
  • SelfHealingSeries

Paling Sering Diceritakan

  • Care? Are you sure? Care? Are you sure?
  • 2019 dengan Segala Keriuhannya 2019 dengan Segala Keriuhannya

Oddthemes

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates