Ketika Aku dan Kamu Menjadi Kita.

Ketika aku dan kamu menjadi kita, jangan pernah libatkan dia. 
Bagaimanapun aku dan kamu sudah menanggung apa yang Tuhan berikan, yaitu kebahagiaan. Bahagiamu, bahagiaku, bahagia kita.
Ketika aku dan kamu menjadi kita, jangan pernah libatkan ego. 
Bagaimanapun aku dan kamu harus sama-sama seimbang, tidak berat sebelah seperti definisi adil.
Ketika aku dan kamu menjadi kita, jangan pernah libatkan kesedihan. 
Bagaimanapun aku dan kamu telah berjanji untuk tidak saling menyakiti dan memberi rasa sakit.

Ketika aku dan kamu menjadi kita, jangan pernah korbankan perasaan. 
Bagaimanapun aku dan kamu harus tetap berdiri kokoh layaknya gedung pencakar langit di kota metropolitan.
Ketika aku dan kamu menjadi kita, jangan pernah mengabaikan satu sama lain. 
Bagaimanapun aku dan kamu tidak akan pernah melepaskan genggaman yang telah dieratkan dengan kekuatan cinta. 
Cintaku, cintamu, cinta kita.

Ketika aku dan kamu menjadi kita, tak akan ada lagi siapapun diantara aku dan kamu, hanya ada kisahku, kisahmu, kisah kita, kisah yang telah Tuhan rancang dengan akhir bahagia.


18062016, Cha.

0 comments