"Love is like a wind. You can't see it, but you can feel it.."
Mungkin perumpaan itu sudah sangat sering kita dengar. Perumpamaan tentang hal yang membuat orang kadang menjadi seperti orang bodoh, hal yang disebut cinta.
Menurut kalian, cinta itu apa sih? sejenis makanan ataukah sejenis minuman? Atau bisa jadi sejenis permainan? Ah, ketiganya itu tidak mungkin kan? Apa iya cinta yang kamu damba-damba itu sejenis makanan dan minuman yang setiap hari menjadi asupan energi dalam tubuhmu? Apa iya cinta yang kamu agung-agungkan itu sejenis permainan yang membuat perasaanmu gembira tiap kali kamu memainkannya? Apa iya? Lalu, apa sebenarnya cinta?
Kemarin, ada seorang perempuan yang bertanya apa itu cinta padaku. Dengan penuh kebingungan, aku mencoba menguraikan jawabanku untuknya, seorang perempuan penanya.
Apa itu cinta?
Cinta ya, menurutku cinta itu sesuatu yang tidak bisa dilihat, tapi dirasakan, cinta itu dimiliki setiap insan. Cinta itu suatu hal yang rumit, menurutku. Kenapa? Karena dia tidak bisa ditemukan secara langsung, butuh waktu untuk ditemukan, entah itu disebabkan oleh seseorang ataupun hal lainnya. Cinta itu tidak bisa ditemukan tanpa dicari, tidak bisa ditemukan tanpa didahului suatu hal yang membuatnya ditemukan, seperti ketika kamu menyukai seseorang. Benar kan?
Cinta itu perasaan yang tidak bisa ditemukan tanpa didahului oleh sebab. Permisalannya, ketika kamu menyukai seseorang, awalnya kamu biasa saja, menyukainya secara sederhana, berbalas pesan yang dimulai dari kadang hingga menjadi sering, dari sana timbul perasaan nyaman, dari perasaan nyaman ini mulai tertanam rasa sayang yang berakhir pada kamu mencintainya teramat dalam.
Sudah kujawab kan, cinta itu perasaan yang tidak dapat ditemukan jika tidak ada hal yang menyebabkannya timbul ke permukaan.
Lalu, si perempuan ini bertanya lagi padaku tentang rasa. Dia bertanya rasa itu apa? Aku terdiam sejenak memikirkan jawabannya, kucoba untuk menguraikannya.
Apa itu rasa?
Rasa. Itu hal yang paling lumrah yang ada pada diri seseorang. Aku tidak bisa mendefinisikan rasa itu seperti apa, karena rasa yang ku tahu itu tidak ada wujudnya, hanya sebatas sesuatu yang kiranya kamu dapatkan dari melakukan suatu hal. Sama seperti cinta. Hanya bedanya, kalau cinta tidak bisa langsung dirasakan kalau tidak dicari. Tetapi kalau rasa, dia muncul kali pertama saat kita menyukai sesuatu, semisal kamu melihat barang yang lucu, kemudian kamu suka, itu rasa namanya. Dia-rasa-hanya sebatas ketika kamu melihat sesuatu yang membuatmu merasa senang, itu yang dinamakan rasa menurutku.
Tak sampai disitu si perempuan ini bertanya. Dia bertanya lagi, kali ini pertanyaan sederhana namun, rumit untuk di jawab. Dia bertanya, rasa cinta itu apa?
Rasa cinta itu apa?
Rasa itu yang seperti manis, asam, asin, pahit kan? Nah, aku bingung. Benarkah rasa cinta itu pahit? Kedengarannya begitu aneh dan tak masuk akal.
Apa ya, it's complicated. Kalau rasa cinta itu bahagia? Itu bukan disebut rasa ya, itu perasaan yang dialami. Tapi, untuk kesekian kalinya, aku berpikir kalau rasa cinta itu ya bahagia bisa juga sakit. Karena secara tidak sadar, cinta datang dengan rasa bahagia dan rasa sakit secara bersamaan tanpa kita ketahui. Jadi kalo menurutmu, rasa cinta itu apa? Silakan isi di kolom komentar ya 😂
24042018,
Cha


0 comments