kutitipkan serpihan-serpihan kenangan pahit untuk kelak dijadikan cerita indah,
di kemudian hari.
Pada senja sore itu,
kusempatkan hati ini bersimpuh dalam diam, seraya mendoakan agar kita, aku dan kamu sama-sama diberikan pengganti yang lebih baik,
di kemudian hari.
Pada senja sore itu,
kuterdiam menatap lekat sang surya yang mulai tenggelam di ujung barat, membuat sebuah harapan tentang sebuah kebahagiaan yang kuimpikan untuk ku wujudkan,
di kemudian hari.
Pada senja sore itu,
kuteriakkan semua kegelisahanku yang berlalu pergi, untuk kuabadikan terakhir kali, sebelum rasa-rasa menyenangkan datang menghampiriku,
di kemudian hari.
Pada senja sore itu,
yang tersisa hanyalah aku, seorang perempuan, yang berjanji untuk menjadi perempuan yang kuat, dengan senyuman yang terukir manis di bibirnya, berjuang untuk hidupnya yang lebih baik,
di kemudian hari.
Pada senja sore itu..
15072018,
Cha


0 comments