Seiring yang Tak Lagi Seiring



Seiring langkah yang tidak lagi berjalan beriringan. Seiring perjalanan yang tidak lagi tentang aku dan kamu, tentang kita, tapi tentang diriku.. yang memilih pergi untuk hidupku yang lebih baik. Sebanyak apapun sayang yang kamu coba perlihatkan, tidak akan mampu meluluhkan hati yang sudah hancur berserakan. Sesering apapun kamu coba menghubungiku, mengirimiku pesan singkat, tidak akan bisa merekatkan luka yang sudah sangat menganga.

Seiring perasaan yang tidak lagi sama seperti saat pertama kita bertemu, aku semakin yakin, bahwa inilah yang paling baik di antara yang baik. Sebuah kepergian, tak sepatutnya ditangisi. Sebuah perpisahan, tak sepatutnya diratapi. Sebuah kehilangan, tak sepatutnya dibayangi kembali. Sejatinya, kepergian, perpisahan, dan kehilangan adalah suatu hal yang akan terus ada dalam kisah hidup yang Tuhan telah rancang.

Seiring berjalannya waktu, aku sadar, bahwa hidupku tak melulu tentang kamu, tentang perasaanmu, tentang mengagumimu. Bahwa hidup seyogianya tentang mengikhlaskan yang telah berlalu, tentang membiarkan semuanya melebur layaknya pasir dan hilang ditiup angin kehidupan, tentang bersabar untuk waktu yang lama demi sebuah akhir yang indah suatu hari nanti.


19082018,

Cha



0 comments